Searching...

Get This

Thursday, March 5, 2015
4:39 PM 0

(VIDEO) Pesawat INi Menggemparkan Dunia!!




1394773016983006524
Trans 7 - Youtube.com

Di tengah makin kaburnya hasil dari upaya pencarian pesawat Boeing 777-200  MH370 milik Malaysia Airlines (MAS).  Kali ini saya akan mengulik misteri pesawat MAS ini dari kacamata Sains. Kalau dalam perspektif Supranatural pesawat MAS itu masuk atau terjebak dalam Alam Gaib, maka dalam kacamata Sains pesawat MAS itu masuk dalam Lorong Waktu dan Lubang Hitam.
Secara definisi lubang hitam adalah sebuah pemusatan massa yang cukup besar sehingga menghasilkan gaya gravitasi yang sangat besar. Gaya gravitasi yang sangat besar ini mencegah apa pun lolos darinya kecuali melalui perilaku terowongan kuantum. Dalam lubang hitam itu tak ada sesuatu, termasuk radiasi elektromagnetik yang dapat lolos dari gravitasinya, bahkan cahaya hanya dapat masuk tetapi tidak dapat keluar atau melewatinya, dari sini diperoleh kata “hitam”.

Istilah “lubang hitam” sudah akrab di telinga kita. Kalau kita runut Teori adanya lubang hitam pertama kali diajukan pada abad ke-18 oleh John Michell and Pierre-Simon Laplace, selanjutnya dikembangkan oleh astronom Jerman bernama Karl Schwarzschild, pada tahun 1916, dengan berdasar pada teori relativitas umum dari Albert Einstein, dan semakin dipopulerkan oleh Stephen William Hawking. Dalam bukunya yang sangat termasyur Hawking menulis fenomena alam semesta dengan judul: A Brief History of TimeBuku ini sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa termasuk dalam bahasa Indonesia dan laris manis bak kacang goreng.

Kemudian apa yang disebut sebagai Lorong Waktu. Dalam pengertian fisika modernadalah bagian dari alam semesta yang bisa digunakan sebagai jalan pintas perjalanan yang sangat jauh, namun letaknya hingga kini belum bisa diketahui. Fenomena ini adalah semacam lorong magnetik yang di dalamnya memiliki gravitasi kuat yang mampu menarik apapun yang masuk ke dalamnya kemudian mendorongnya ke ujung lorong yang lain hanya dalam beberapa saat. Kalau logika ini kita teruskan makaapabila orang melaju di atas kecepatan cahaya, ia akan menembus lorong waktu, dan lorong waktu ini akan menghubungkan masa lampau, masa sekarang, masa depan.

Seperti diungkapkan majalah New Scientist edisi Januari 2006 lalu bahwa dasar teori ”generator penembus lorong waktu” adalah ”multidimensi”. Sebuah teori struktural alam semesta yang penuh perdebatan. Dan yang pertama kali dikemukakan oleh almarhum fisikawan Jerman bernama Burkhard Heim pada 1950-an menyebutkan bahwa jika ”generator penembus lorong waktu” menghasilkan sebuah medan magnet atau medan gravitasi yang cukup kuat, maka benda yang berada di ruangnya seperti pesawat antariksa akan ”masuk” ke sebuah ”multidimensi” lain yang berbeda.

Setelah Burkhard Heim meninggal pada 2001, dua ilmuwan Jerman yakni Prof. Hazhe fisikawan dari Research University di Jerman, mantan otoritas aeromekanika Badan Antariksa Eropa, meneruskan penelitian mereka, dan mempublikasikan tesisnya untuk membuktikan bahwa ”generator penembus lorong waktu” bisa direalisasikan bahkan telah dirancang percobaan dan mengadakan uji teori. Pada 2005 lalu, tesis itu mendapat penghargaan sebagai tesis terbaik dari Badan Antariksa Nasional AS. Prof. Hazhe mengatakan bahwa ”generator penembus lorong waktu” dapat digunakan untuk mengadakan perjalanan antar planet antara galaksi yang tidak sama. Menurut konsepnya, ”generator penembus lorong waktu” dapat mempercepat perjalanan manusia ke angkasa secara signifikan. Namun sampai kini tesis dari Prof. Hazhmasih banyak menemukan kontroversi yang harus dijelaskan lebih jauh.

Pada konteks kecelakaan pesawat Boeing 777-200  MH370 milik Malaysia Airlines (MAS), maka penjelasan lewat dua teori yaitu: lubang hitam dan lorong waktu patut kita pertimbangkan. Berkaitan dengan hilangnya sebuah pesawat terbang penulis menemukan di youtube (pernah disiarkan di Trans 7) sepenggal kisah tentang hilangnya pesawat selama 35 tahun, tiba-tiba mendarat di Brazil. Sebuah peristiwa aneh terjadi pada tanggal 4 September 1945. Pada saat itu penumpang dan kru sebuah perusahaan penerbangan, terbang dan lalu menghilang di atas langit Atlantik. Kejadian itu membuat heboh  seluruh dunia. Anehnya, setelah 35 tahun kemudian, tepatnya pada 12 Oktober 1980, pesawat ini mendarat di Porto Alegre, Brasil tanpa pemberitahuan terhadap menara kontrol Bandara.

Saat membuka pintu pesawat, sejumlah orang tercengang melihat para penumpang pesawat tersebut yang berjumlah 92 orang itu telah kurus kering. Menurut penelitian, pesawat ini merupakan pesawat Sandiego yang hilang dan telah kembali lagi. Menurut dugaan, pesawat ini telah berkelanan melewati ruang 4 dimensi dan tersesat di black hole selama 35 tahun, sebelum akhirnya kembali mendarat.
Terlepas dari berbagai spekulasi baik yang mendasarkan pada supranatural atau mendasarkan sains, hilangnya Boeing 777-200  MH370 milik Malaysia Airlines (MAS)tetap menyimpan sebuah misteri yang belum terkuak hingga kini. Meskipun ilmu pengetahuan sudah sedemikian maju, namun berbagai fenomena alam masih banyak menyimpan misteri, dan belum bisa dijelaskan secara ilmiah. Kalaupun penjelasan ini sudah menggunakan pendekatan sains, tetap masih menyimpan bolong-bolong gelap yang penuh teka-teki.



Sumber: inilah.com; id.wikipedia.org; beritaenam.com; tribunnews.com; youtube.com; dan trans 7

Lihat Video DIBAWAH:


0 comments:

Post a Comment

ShareThis

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...